Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 15 Orang

FORUM Keadilan Bali – Kota Denpasar kembali nihil kasus meninggal dunia. Namun kasus positif kembali melonjak. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (24/6) diketahui kasus meninggal dunia zero penambahan. Kondisi ini dibarengi penambahan kasus sembuh 5 orang. Sedangkan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertanbah 15 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.913 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.700 orang  (97,67 persen), meninggal dunia sebanyak 1.107 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 106 orang (0,20 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai memaparkan, penularan Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat dan ditemukan kasus penularan baru. Masyarakat  diminta tidak kendor merapkan prokes sehingga tidak terpapar virus varian baru Omicron.  ”Kami minta mayarakat disiplin dan patuh prokes. Bila mengabaikan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 varian baru akan melonjak terus. Diharapkan semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat taat prokes,” pinta Dewa Rai.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat waspada dan tidak lengah melihat perkembangan kasus Covid-19 varian baru. Menjalankan aktivitas wajib menerapkan rokes agar terhindar dari terpapar virus corona. Saat ini Covid-19 teus naik sehingga masyarakat mawas diri. Apalagi di ruang terbukan tanpa memakai maskertidak boleh lengah dan menganggap virus corona sudah hilang. ”Kami berharap masyarakat tidak gegabah atas penularan virus corona varian baru itu,’’ ucapnya.

Dewa Rai mengaku, Pemerintah Kota Denpasar bersama Satgas dan Tim Yustisi telah melakukan berbagai upaya  memerangi Covid-19 guna memutus rantai penulran virus corona varian baru. Di samping menekan penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Apalagi sudah diberi kebebasan di ruang terbukan tanpa masker asalnya masyarakat tetap disiplin prokes.

Baca Juga :   Pemkot Denpasar Berikan Penghargaan Kepada Calon Pensiunan PNS 

Dia mengungkapkan, pemerintah gencar realisasi vaksinasi ketiga atau booster menyasar masyarakat dan anak-anak.  ”Kami minta masyarakat tetap disiplin prokes meskipun kasus Covid-19 sudah menurun tajam,’’ ucap Dewa Ra.  

Mencegah sekaligus menekan angka kematian akibat terpapar Covid-19, Dewa Rai mengimbau, masyarakat tetap hati-hati dan disiplin prokes. Hindari kerumunan, pakai masker, mencuci tangan, kurangi mobilitas untuk mencegah kaster baru. “Pandemi Covid-19 masih berlangsung namun tidak seperti dulu dan sdah melandai, sehingga masyarakat harus tetap waspada,’’ paparnya.