Nasional

Pasca Kebakaran Jalan Nakula, Pemkot Denpasar Perkuat Penanganan Korban, Pastikan Kesehatan dan Bantuan Dasar Terpenuhi
Diterbitkan: 3 September 2026, 07:18

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kota Denpasar terus memberikan perhatian dan penanganan terhadap warga terdampak kebakaran di Jalan Nakula, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Timur. Selain memastikan proses pemadaman berjalan maksimal, Pemkot Denpasar melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga bergerak memberikan layanan kesehatan, bantuan logistik, makanan, hingga pendampingan psikososial bagi para korban.

Penanganan warga terdampak dilakukan secara terpadu melibatkan Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta OPD terkait lainnya. Pemeriksaan kesehatan juga diberikan secara berkala, khususnya bagi warga yang terdampak paparan asap selama kejadian kebakaran.

Dinas Sosial Kota Denpasar terus melakukan pendataan dan pemantauan terhadap keberadaan warga terdampak, termasuk mereka yang memilih mengungsi sementara di rumah kerabat. Pendataan tersebut dilakukan agar bantuan tetap dapat disalurkan dan tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswati didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, I Gusti Ketut Sudiatmika mengatakan hingga saat ini tercatat sebanyak 85 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut. ”Pada tahap awal semua warga terdampak telah dievakuasi. Meski warga terdampak merupakan warga luar Denpasar, bantuan kemanusiaan tentu tetap kami jalankan terhadap musibah yang terjadi,” ujar Laxmy Saraswati, Rabu (2/9/2026).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan asesmen sekaligus pemutakhiran data untuk mengetahui jumlah warga terdampak yang berasal dari dalam maupun luar Bali. Asesmen tersebut juga menjadi dasar dalam menentukan penanganan lanjutan bagi para korban. ”Dari hasil assement, warga yang tidak memiliki penunjukan di Denpasar, kami akan pulangkan ke daerah asal,” katanya.

Sudiatmika menambahkan, Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan dasar kepada warga terdampak. Pada Selasa (1/9), bantuan awal berupa matras dan kebutuhan dasar telah diberikan kepada warga yang mengungsi.

Baca Juga :  Gong Kebyar Legendaris Hipnotis Gubernur Koster, Minta Dukungan Krama Bali Seni Tetap Hidup

Selain bantuan dari masyarakat berupa sembako dan pakaian layak pakai, kata Sudiatmika, Dinas Sosial mendistribusikan family kit untuk kebutuhan balita, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya, termasuk alas tidur dan selimut.

Ia mengungkapkan pendampingan terhadap warga juga terus dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis korban yang masih berada di tempat pengungsian. Pemkot Denpasar memastikan proses penanganan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikososial masyarakat yang terdampak.

Di sisi lain, proses pemadaman kebakaran di Jalan Nakula hingga Rabu (2/9) siang masih berlangsung. Mempercepat penanganan titik api yang berada di bawah tumpukan puing dan sampah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mendatangkan tiga unit ekskavator untuk melakukan penggarukan.

Sementara Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan penggunaan ekskavator diperlukan agar titik api yang berada di bawah tumpukan material dapat dijangkau. ”Tanpa ekskavator kita sulit memadamkan api yang di bawah tumpukan sampah. Seberapa besar kita semprot dari atas, apinya tidak akan kena. Kecuali kita garuk ekskavator baru kita semprot,” katanya.

Menurut Tirana, teknik tersebut juga pernah diterapkan dalam penanganan kebakaran di TPA Suwung dan dinilai lebih efektif untuk memastikan titik api di bawah tumpukan material dapat benar-benar padam.

Ia memperkirakan proses penggarukan berjalan sesuai rencana, api dapat benar-benar padam pada Kamis (3/9) pagi. Saat ini titik api disebut telah berkurang dan sebagian besar yang terlihat hanya berupa asap.

Tirana menuturkan armada Damkar Kota Denpasar yang masih dilibatkan dalam penanganan mencapai sembilan unit. Sementara dari sebelumnya sebanyak 12 unit. Selain itu, tiga unit armada Damkar Kabupaten Badung turut diperbantukan.

Baca Juga :  Pastikan Berfungsi Optimal, Dishub Denpasar Cek LPJU dan Traffic Light Pasca Nyepi 

Pemkot Denpasar memastikan penanganan pascakebakaran akan terus dilakukan secara bertahap, mulai dari memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendataan, hingga pemulihan kondisi sosial dan psikologis masyarakat terdampak.

Dengan sinergi lintas OPD dan dukungan masyarakat, Pemkot Denpasar berkomitmen memastikan warga terdampak mendapatkan pendampingan dan bantuan sesuai kebutuhan hingga proses pemulihan berjalan dengan baik. (pas)

Shares: