Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 32 Orang

FORUM Keadilan Bali – Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (7/8) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini diiringi penambahan kasus sembuh 32 orang. Sementara kasus positif bertambah 48 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 53.460 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 51.930 orang  (97,13 persen), meninggal dunia sebanyak 1.113 orang (2,09 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 417 orang (0,78 persen).

”Kami mengajak masyarakat disiplin dan taat protokol kesehatan (prokes). Jika mengabaikan prokes dikhawatirkan kasus Covid-19 varian baru di Denpasar terus meningkat,” pinta Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai.

Dia menjelaskan, penularan Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat seiring tingkat displin masyarakat menerapkan prokes kurang. Karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan tetap waspada dengan dibebaskan di ruang terbuka tanpa masker. Kebebasan tanpa masker tersebut harus tetap taat prokes agar tehindar penularan virus varian baru.

Dewa Rai mengimbau seluruh elemen masyarakat tidak boleh mengabaikan prokes. Harus tetap disiplin dan waspada meskipun kasus perkembangan Covid-19 teus melandai. Menjalankan aktivitas wajib menerapkan prokes dengan  mengatur jarak dan sering mencuci tangan agar tidak terpapar virus corona. Apalagi di ruang terbuka sudah dibebaskan tanpa masker, namun tidak boleh mengabaikan prokes. ”Kami berharap masyarakat tidak boleh gegabah dan lengah karena penularan virus corona varian baru terus terjadi,’’ ujarnya.

Dewa Rai mengaku, Pemerintah Kota Denpasar bersama Satgas Covid-19 melakukan berbagai upaya memerangi Covid-19 untuk memutus rantai penyebaran virus corona varian baru. Di samping menekan penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilakukan menggecarkan vaksin ketiga atau booster terhadap masyarakat yang belum vasinasi. ”Vaksinasi tahap 1, 2 dan ketiga booster Kota Denpasar sudah melampaui target,’’ ucapnya.

Baca Juga :   Kota Denpasar Raih Penghargaan Smart Sanitation Award

Dia mengungkapkan, Pemkot Denpasar berupaya memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak-anak, ibu hamil dan disabilitas.  ”Kami berharap masyarakat disiplin ketat saat bepergin maupun di rumah agar tidak tertular dan menularkan virus corona,’’ paparnya.