Nasional

Pemberian Paket Olahan Ikan, Dorong Pencegahan Stunting dan Gizi Seimbang
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 17:29 | Diperbarui: 11 Maret 2026, 17:30

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pemberian paket olahan ikan dalam program “Gemar Ikan Kita, Cegah Kekurangan Gizi dan Tingkat Stunting”  diselenggarakan di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung di Wantilan Pura Dalem Desa Mengwi, Rabu (11/3/2026).

Pada kesempatan ini, sebanyak 200 paket olahan ikan diserahkan kepada masyarakat sasaran. Paket diberikan terdiri dari berbagai jenis olahan ikan, antara lain olahan ikan lele, olahan ikan nila, dan abon ikan.

Kegiatan ini untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, mengatasi kekurangan gizi, serta mencegah peningkatan angka stunting di Kabupaten Badung, sehingga dapat membentuk generasi penerus yang berkualitas. Turut hadir Kadis Perikanan Kabupaten Badung, Camat Mengwi, Perbekel Desa Mengwi serta masyarakat penerima bantuan.

Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat, dengan tujuan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, dan cerdas. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan gaya hidup dan kebiasaan makan ikan yang akhirnya menjadi budaya bagi generasi penerus bangsa. “Kita perlu memberikan pemahaman secara dini kepada anak-anak dan ibu hamil tentang pentingnya makan ikan sebagai sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, terutama pertumbuhan sel-sel otak,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana mejelaskan kegiatan ini mengambil tema “Melalui Pemberian Paket Olahan Ikan kepada Masyarakat Potensi Stunting Kita Tingkatkan Tingkat Konsumsi Ikan dan Cegah Peningkatan Angka Stunting di Kabupaten Badung untuk Menciptakan Generasi Penerus Bangsa yang Sehat, Kuat dan Cerdas”.

Ia mengatakan pemberian paket olahan ikan di Desa Mengwi merupakan kegiatan pertama pada tahun 2026 dari total 10 desa/kelurahan yang direncanakan. Desa-desa sasaran untuk program pencegahan stunting antara lain: Desa Mengwi, Desa Bongkasa, Desa Getasan, Kelurahan, Kerobokan Kaja, Kelurahan Kuta, Kelurahan Benoa, Desa Sobangan, Desa Ayunan, Desa Tumbak Bayuh dan Desa Sibang Kaja. (pas)

Baca Juga :  Optimalkan Layanan Inovasi UCOK, Disdukcapil Kolaborasi Dengan Disperinaker

 

Shares: