Nasional

Pemkab Klungkung Komitmen Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen
Diterbitkan: 2 Desember 2025, 18:32

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Pertumbuhan ekonomi yang kuat adalah fondasi untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan. Tak kalah penting, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

”Mari kita berkumpul menandai langkah strategis dan kolektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat Klungkung, dengan komitmen untuk mencapi target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan,’’ ajak Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung saat memimpin Rapat Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Kendali Ekonomi dalam Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Selasa (2/12/2025).

Lebih lanjut Wabup Tjok Surya menyampaikan masih terdapat berbagai tantangan perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur pendukung ekonomi, rendahnya nilai tambah produk lokal, keterbatasan akses permodalan bagi UMKM, Selain itu, belum optimalnya koordinasi lintas perangkat daerah, serta rendahnya serapan investasi dan belanja daerah. ”Kondisi tersebut memerlukan kerja keras dan sinergi nyata dari seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan ekonomi di Klungkung dapat meningkat signifikan,” ujarnya.

Wabup Tjok Surya menerangkan target pertumbuhan ekonomi nasional tinggi hingga 8 persen, optimistis akan teraih sehingga bisa mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. ”Kami minta kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan jajaran teknis di lapangan untuk menjadikan program percepatan ekonomi sebagai prioritas utama serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berorientasi hasil. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadikan Kabupaten Klungkung sebagai daerah yang maju,” ucapnya.

Ia menjelaskan ada sembilan langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi. Langkah-langkah tersebut meliputi percepatan realisasi APBD, percepatan realisasi investasi dan percepatan realisasi proyek infrastruktur. Termasuk pengendalian harga bahan pokok, pencegahan ekspor/impor ilegal, dan  perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas sektor primer peningkatan output industri manufaktur dan kemudahan perizinan berusaha. “Mari kita jadikan peningkatan pendapatan daerah sebagai tujuan bersama. Pendapatan yang kuat adalah dasar dari kapasitas fiskal kita untuk membiayai program pembangunan, pelayanan publik, dan perlindungan sosial,” imbuhnya. (fkb/pas)

Baca Juga :  <strong>Tingkatkan Ketahanan Pangan, TP PKK Denpasar Terima Bantuan TJSL dari Pelindo</strong>
Shares: