DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Meningkatkan layanan kesehatan dan pencegahan stunting untuk masyarakat terus dilakukan di Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PMD menggandeng TP PKK Kota Denpasar menggelar Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM.
Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Banjar Celagi Gendong, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (20/2/2026).
Ny. Antari Jaya Negara mengatakan, selain sebagai layanan kesehatan, acara ini mencakup intervensi beberapa layanan lainnya terintegrasi, yakni pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, dan sosial.
Ia mengungkapkan Posyandu di masa kini tidak lagi hanya melayani deteksi kesehatan pada bayi dan balita semata, namun terus berkembang dan membentuk sinergitas program berintegrasi. Posyandu mulai mengintegrasikan pola layanan kesehatan semakin kompleks dengan memberikan layanan yang mampu memberikan pola pelayanan yang melayani seluruh siklus hidup. “Posyandu kini tidak hanya sebagai layanan kesehatan, tapi semakin kompleks dengan pola integrasi layanan lainnya bagi masyarakat,” katanya.
Di lokasi berbeda, Banjar Panti, Kelurahan Sanur, Sekretaris I TP PKK, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menuturkan hal senada. Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan asupan gizi para lansia dan balita serta ibu hamil dapat terpenuhi dengan optimal melalui pemberian PMT pada Posyandu Paripurna. “Pemberian PMT bagi balita, ibu hamil dan warga lansia salah satu usaha meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Pelaksanaannya dirangkaikan Posyandu Paripurna memberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha menyampaikan Posyandu melibatkan beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, guna mensosialisasikan program Posyandu 6 SPM di masyarakat. Masing-masing OPD terkait menyampaikan edukasi dan informasi kepada masyarakat. ”Peran kader Posyandu menjadi penting sebagai edukator bagi peserta,” katanya. (pas)

