Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali di Pura Luhur Uluwatu

FORUM Keadilan Bali – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar ngaturang bhakti serangkaian Pujawali Pura Luhur Uluwatu pada Angarakasih Medangsia, Tilem Sadha, Selasa (28/6).

Hadir ditengah pamedek Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Hadir pula istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa.

Serangkaian pujawali tersebut, Wakil Walikota Kadek Agus Arya Wibawa turut mulang pakelem di segara Pura Luhur Uluwatu sebagai persembahan untuk menjaga keseimbangan alam semesta. 

Pangempon Pura Luhur Uluwatu merupakan Panglingsir Puri Agung Jro Kuta, IGN Jaka Pratidnya yang akrab dipanggil Turah Joko didampingi Bandesa Adat Pecatu I Wayan Sumerta, mengatakan acara diawali dengan prosesi nedunang Ida Bhatara Dewa Agung Sakti dari Pura Pererepan Desa Adat Pecatu yang selanjutnya menuju pura Luhur Uluwatu. Dilanjutkan prosesi ngaturang pujawali Ida Bhatara ring Luhur Pura Uluwatu.

Lebih lanjut Jaka Pratidnya menambahkan, setelah pujawali dilaksanakan, pada Rabu (29/6) sampai Jumat (1/7) dilanjutkan dengan bhakti panganyar berturut-turut dari Kecamatan Petang, Kecamatan Abiansemal dan panyineban dilaksanakan Kecamatan Mengwi. ”Melakukan srada bhakti kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa. Mudah-mudahan kita di Bali khususnya dan Indonesia umumnya dijauhkan dari bencanaa serta diberikan kekuatan dan keselamatan sehingga semua umat bisa rahayu, dan Covid-19 bisa disomya atau segera hilang,” ujar Turah Joko.

Jaka Pratidnya menambahkan, pelaksanaan pujawali tetap menerapakan disiplin protokol kesehatan, walaupun ada kelonggaran yang diberikan. Hal ini berkaitan dengan pengguaan masker dan cuci tangan. Selain itu, pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu juga meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai. Diimbau tidak menggunakan plastik membawa sarana upacara atau banten.

Baca Juga :   Berikan Insentif Fiskal Pajak, Pemkot Denpasar Hapus Sanksi Administrasi Bunga dan Denda Pajak

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pujawali merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling (ingat) dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Pujawali ini dijadikan sebuah momentum menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. ”Mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti untuk menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Arya Wibawa.