Nasional

Percepatan Digitalisasi Layanan Publik, Bupati Satria Dorong Perluasan Jemput Bola IKD Hingga ke Desa-desa
Diterbitkan: 31 Agustus 2026, 22:45

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Klungkung, I Made Satria meninjau pelaksanaan kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan jemput bola pelayanan administrasi kependudukan tersebut dipusatkan di Banjar Adat Getakan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

IKD merupakan identitas kependudukan dalam bentuk digital dapat diakses melalui telepon pintar. Di dalam IKD terdapat berbagai dokumen kependudukan, di antaranya KTP-el, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta berbagai dokumen kependudukan lainnya. Kehadiran IKD diharapkan dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi masyarakat dalam mengakses dokumen kependudukan.

Saat ini, Disdukcapil Kabupaten Klungkung terus menggenjot capaian aktivasi IKD untuk memenuhi target nasional sebesar 20%. Hingga saat ini, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Klungkung masih berada di kisaran 6,2%, sehingga berbagai upaya percepatan terus dilakukan.

Berdasarkan evaluasi sebelumnya, Kabupaten Klungkung sempat berada pada peringkat keempat di Provinsi Bali dalam hal kepemilikan IKD. Namun, posisi tersebut dapat terus berubah seiring dengan pelaksanaan aktivasi IKD dilakukan secara masif kabupaten/kota lainnya di Provinsi Bali.

Bupati Satria mengapresiasi tinggi kepada pihak Pemerintah Desa Getakan dan Banjar Adat Getakan atas kolaborasi serta dukungan penuh yang diberikan sehingga pelayanan jemput bola ini disambut antusias masyarakat. Ia menekankan pentingnya percepatan adopsi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan modernisasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Klungkung. ”Saya menugaskan Disdukcapil untuk terus memperluas cakupan program “jemput bola” secara merata ke desa-desa lain, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses administrasi kependudukan dengan mudah, cepat, dan tanpa hambatan jarak,” harap Bupati Satria.

Baca Juga :  Pimpin Rapat Kemitraan, Sekda Dewa Indra Soroti Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan di Bali

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana, mengatakan jemput bola akan terus dilakukan menyasar masyarakat secara langsung hingga ke tingkat banjar. Ke depan jemput bola dengan langsung turun ke banjar-banjar akan terus kami lakukan. ”Kami berharap dengan pola pelayanan seperti ini masyarakat semakin mudah melakukan aktivasi IKD dan target nasional sebesar 20% dapat tercapai pada akhir tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah desa, perangkat desa, serta antusiasme masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan aktivasi IKD di Kabupaten Klungkung. ”Melalui kegiatan jemput bola ini, Disdukcapil Klungkung berkomitmen untuk terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat sekaligus mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Klungkung,” ungkapnya. (pas)

Shares: