Nasional

Pimpin Gerakan Bali Resik Sampah, Bupati Sedana Arta Fokuskan Bersihkan Sungai dan Danau di Bangli
Diterbitkan: 1 Maret 2026, 11:40 | Diperbarui: 1 Maret 2026, 11:41

BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati I Wayan Diar memimpin Gerakan Serentak Bali Resik Sampah di seluruh wilayah Kabupaten Bangli, Minggu (1/3/2026).

Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan lingkungan sungai, saluran air (salter), dan drainase sebagai upaya menjaga kelestarian alam di daerah hulu.

Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jajaran OPD, TNI/Polri, pihak sekolah, hingga penggerak PKK di tingkat banjar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra menyampaikan aksi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan visi Bangli yang BISA (Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri). Dijelaskan, berdasarkan data laporan kegiatan tercatat 4.125 orang ikut dalam aksi ini. Partisipasi tersebut berasal dari berbagai sektor, di antaranya OPD dan instansi vertikal 2.435 orang, perangkat desa dan kelurahan 1.110 orang, ​BUMD dan BUMN di Bangli 220 orang, pelajar SD, SMP, SLTA 360 orang. “Kami ingin peran serta masyarakat tidak hanya sesaat, tapi menjadi budaya. Kebersihan lingkungan tanggung jawab kita bersama untuk masa depan Bangli yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, aksi bersih-bersih di kawasan perkotaan Bangli dipusatkan di beberapa titik strategis, antara lain sungai/salter Tukad Sagening yakni di kawasan bawah jembatan Seganing dan Pura Petirtaan Toya Laka, Banjar Kawan, Salter Dalem Purwa hingga Pura Masceti, kawasan barat kantor MDA Bangli, hingga drainase di sekitar RSJ dan SDN 3 Kawan, Salter sepanjang Jalan Serma Meranggi, kawasan Catus Pata Alun-alun Bangli, hingga wilayah Bebalang (Patung Adipura ke selatan). Selain di pusat kota, para Camat, Kepala Desa, dan Lurah juga mengoordinasikan gerakan serupa di wilayah masing-masing sesuai kebutuhan lingkungan setempat.

Baca Juga :  Sosialisasi Anti Gratifikasi, Komitmen Pemkot Denpasar Tingkatkan Transparansi  Pengadaan Barang Jasa dan Pendidikan

Dalam arahannya, Bupati Sedana Arta menekankan isu sampah adalah prioritas mendesak bagi Bali, terutama mendukung sektor pariwisata. Sebagai daerah hulu yang menjadi sumber air dan udara bersih bagi Pulau Dewata, Bangli memiliki tanggung jawab moral yang besar. “Bangli daerah penghasil air dan udara bersih. Kita ingin posisi ini tetap terjaga. Ini bukan sekadar beban, tapi tanggung jawab bersama melestarikan lingkungan agar Bangli jauh lebih asri dan nyaman,” ujar Bupati Sedana Arta.

Ia menambahkan gerakan ini akan berlanjut secara masif. Jika hari ini fokus pada sungai dan pemukiman, pada 8 Maret mendatang, aksi serupa akan difokuskan secara serempak di kawasan Danau Batur.

Ada hal menarik ditegaskan Bupati Sedana Arta. Beliau meminta masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap pembuangan sampah ilegal, terutama berasal dari luar Kabupaten Bangli. “Jika menemukan oknum, terutama dari luar daerah kedapatan membawa dan membuang sampah di wilayah Bangli, baik itu di TPA maupun di jurang-jurang desa segera laporkan ke dinas terkait. Jangan sampai Bangli dijadikan tempat pembuangan sampah dari kabupaten lain,” tegasnya.

Gerakan ini menyasar sektor pendidikan dan domestik. Pihak sekolah diinstruksikan melakukan pembersihan di lingkungan sekolah dan drainase sekitar dengan melibatkan siswa guna menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Sementara itu, Tim Penggerak PKK juga bergerak serentak di tingkat banjar-banjar di seluruh Bali ditandai dengan suara kulkul PKK sebagai simbol dimulainya aksi bersih-bersih dari lingkungan pekarangan rumah masing-masing. (pas)

Shares: