Nasional

Saka dan Soko Ujung Tombak Pembinaan Karakter dan Keteremapilan Pramuka Penegak dan Pandega
Diterbitkan: 25 September 2026, 07:27

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), menegaskan Saka dan Sako merupakan ujung tombak pembinaan karakter serta keterampilan praktis bagi Pramuka Penegak dan Pandega.

Mengusung tema “Sinergitas Saka dan Sako se-Bali: Menguatkan Keterampilan, Membangun Karakter, Terdepan dalam Bakti”, Rakornis ini menjadi momentum penyelerasan langkah pembinaan generasi muda berlandaskan kearifan lokal Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Hal itu disampaikan Cok Ace disela-sela Rapat Koordinasi dan Teknis (Rakornis) Bidang Satuan Karya (Saka) dan Satuan Komunitas (Sako) 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (24/9/2026).

Forum strategis ini diikuti 62 peserta yang terdiri dari jajaran Kwarda, pimpinan 14 Saka dan Sako tingkat daerah, serta utusan 9 Kwarcab se-Bali.

“Saka tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan aktif dari instansi teknis terkait. Melalui Rakornis ini, kita susun kalender kegiatan yang terintegrasi antara Kwarda dan 9 Kwarcab se-Bali agar efisien dan memiliki instrumen evaluasi yang jelas,” ujar Cok Ace.

Dukungan penuh disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya. Pihaknya mengapresiasi peran krusial Pramuka sebagai agent of change yang menjadi garda terdepan dalam mengedukasi wisatawan mengenai etika, kelestarian budaya, serta kebersihan lingkungan. “Anggota Saka Pariwisata dan Saka Kalpataru dapat mengambil peran nyata mengawal pariwisata Bali yang berkelanjutan, berbasis budaya, dan ramah lingkungan (green tourism) melalui aksi edukasi serta bakti lingkungan,” tutur Sumarajaya.

Pada sesi penutupan, Wakil Ketua Bidang Sakoma Kwarda Bali, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., menyampaikan Berita Acara Kesepakatan Bersama yang dihasilkan seluruh peserta dari 9 kabupaten/kota, yakni audiensi lintas sektoral: Kwarda Bali siap melakukan audiensi langsung ke 14 pimpinan instansi pengampu Saka guna memastikan ketersediaan sarana, prasarana, dan dukungan program pembinaan.

Baca Juga :  Kapolda Bali Cek Kesiapan Pengamanan Lebaran 2025 di Pos Pelayanan Terminal Mengwi

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu: penerapan instrumen standardisasi dan monev berkala ke 9 Kwarcab se-Bali untuk memetakan keaktifan pangkalan serta legalitas kepengurusan secara objektif.

Pitaran Instruktur di Margarana: Pelaksanaan pembekalan Pitaran Instruktur Saka/Sako selama 3 hari 2 malam di Margarana untuk meningkatkan kapasitas dan menyamakan persepsi para pamong serta instruktur.

Kegiatan Rakornis Sakoma tahun 2026 diketuai Rudianto ini ditutup secara resmi pada pukul 16.30 WITA, menandai komitmen bersama seluruh elemen Pramuka se-Bali untuk bergerak padu dalam pengabdian masyarakat. (fkb)

Shares: