Internasional

Wagub Giri Prasta: Penting Kolaborasi Antar Kota dalam Forum CityNet Asia Pacific Ke-45
Diterbitkan: 28 Oktober 2025, 14:14 | Diperbarui: 28 Oktober 2025, 14:15

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antar kota di kawasan Asia Pasifik menghadapi berbagai tantangan global semakin kompleks. Pesan ini disampaikan saat menghadiri Welcome Dinner Executive Committee (ExCom) Meeting CityNet Asia Pacific ke-45 digelar di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Minggu (26/10/2025).

Kegiatan internasional ini diikuti lebih dari 120 delegasi dari berbagai negara dan kota di kawasan Asia Pasifik. Forum bergengsi tersebut menjadi wadah strategis bagi para pemimpin kota untuk memperkuat kerja sama, berbagi pengalaman, serta membangun jejaring menuju kota yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh.

Dalam suasana hangat dibalut nuansa budaya Bali, Wagub Giri Prasta secara simbolis memasangkan udeng dan selendang endek khas Bali kepada perwakilan delegasi. Tindakan ini menjadi simbol persahabatan dan semangat kebersamaan antar-kota di kawasan Asia Pasifik.

”Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya mengucapkan selamat datang di Pulau Bali pulau sejuta inspirasi. Momentum ini menjadi wujud nyata semangat antar kota dan antar bangsa mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar Giri Prasta.

Wagub Giri Prasta menyoroti tantangan kota-kota modern semakin kompleks akibat perubahan iklim, transformasi digital, serta ketimpangan pembangunan. Menghadapi kondisi tersebut, ia menilai kolaborasi antar kota menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. ”Kita hidup di masa di mana tantangan perkotaan semakin besar. Bali memiliki filosofi Tri Hita Karana yakni keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Nilai ini sangat relevan dijadikan roh pembangunan kota berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, pembangunan kota bukan hanya berfokus pada infrastruktur dan kemajuan fisik semata. Tetapi harus mencakup pembangunan nilai-nilai kemanusiaan, keseimbangan lingkungan, dan keharmonisan sosial.

Tahun ini, CityNet Executive Committee Meeting Asia Pacific 2025 mengusung tema ”Building Harmony Rooted in Local Wisdom” atau ”Membangun Harmoni yang Berakar pada Kearifan Lokal.” Tema ini selaras dengan visi Bali dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam strategi pembangunan kota modern dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Indra Lesmana Garap Album Kolaborasi Reuni 40 Tahun dan Rayakan Jazz Day di Sydney

Giri Prasta meyakini filosofi Tri Hita Karana dapat menjadi model pembangunan kota yang mampu menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian ekologi, terutama bagi kota-kota yang tengah menghadapi tekanan urbanisasi di Asia-Pasifik.

Sementara Ambassador Pemerintah Metropolitan Seoul Hong-Seok Koo menyampaikan apresiasi atas keramahan Bali dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan forum ini. ”Pertemuan ini bukan hanya tentang membangun jaringan, tetapi momentum untuk menciptakan masa depan kota lebih baik dan berkelanjutan,” ucapnya.

Menariknya, pelaksanaan CityNet Executive Committee Meeting ke-45 di Denpasar turut melibatkan sejumlah perguruan tinggi sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan konsep Smart City.

Rangkaian kegiatan CityNet berlangsung dari tanggal 26-28 Oktober 2025, di Bali Beach Convention Center, Denpasar. Sebagai tuan rumah, Kota Denpasar menampilkan potensi sebagai kota cerdas berbasis budaya melalui berbagai inovasi digital, pengelolaan lingkungan, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal CityNet Asia Pacific Vijay Jagannathan,  Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, serta Wakil Walikota Kadek Arya Wibawa. (fkb/pas)

Shares: