DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri bakti sosial digelar Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 2 Denpasar di Pantai Mertasari, Denpasar Selatan, Minggu (19/4/2026).
Arya Wibawa mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan peduli lingkungan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sejak dini.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada para siswa, khususnya MPK SMAN 2 Denpasar telah menginisiasi kegiatan bakti sosial melalui aksi bersih-bersih pantai serta penanaman pohon. Menurutnya, langkah ini menjadi contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan yang patut ditiru oleh sekolah lain. ”Saya ucapkan terima kasih kepada anak-anak, khususnya MPK SMAN 2 Denpasar, telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Arya Wibawa menjelaskan, keterlibatan generasi muda dalam aksi nyata seperti ini sangat penting membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata yang rentan terhadap permasalahan sampah.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Denpasar, I Gede Eka Mahendra mengatakan kegiatan ini bagian dari gerakan peduli lingkungan menekankan langkah nyata, bukan sekadar teori. Ia menyoroti permasalahan sampah kini telah menjadi isu global yang membutuhkan solusi komprehensif dan kolaboratif dari semua pihak. ”Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan aksi nyata bahwa peduli terhadap lingkungan. Diharapkan ke depan ada solusi lebih komprehensif dalam penanganan sampah, khususnya di Bali,” ungkapnya.
Ia menambahkan Pantai Mertasari merupakan salah satu lokasi favorit masyarakat untuk berolahraga dan rekreasi, sehingga memiliki potensi besar dalam menimbulkan sampah. Karena itu, menjaga kebersihan kawasan ini menjadi sangat penting agar dapat menjadi contoh pengelolaan kawasan wisata yang bersih dan nyaman.
Dalam kegiatan tersebut ditanam 20 pohon ketapang sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Hal paling utama upaya berkelanjutan dalam menanggulangi permasalahan sampah.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, seperti LSM Malu Dong, siswa SMP di kawasan Mertasari, termasuk SMPN 2 Denpasar, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa (perbekel) dan jajaran Dinas Pendidikan. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat gerakan peduli lingkungan secara luas di masyarakat. ”Kegiatan bakti sosial rutin dilaksanakan setiap tahun organisasi sekolah, baik OSIS maupun MPK, dengan agenda minimal dua kali dalam setahun bentuk implementasi pendidikan karakter bagi siswa,’’ ucapnya. (pas)

