DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi semangat gotong royong warga Banjar Sanga Agung, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat mewujudkan fasilitas balai banjar yang representatif untuk kegiatan adat, sosial, dan budaya.
Apresiasi itu disapamikan saat menghadiri upacara pamelaspan Banjar Sanga Agung, Desa Tegal Harum bertepatan dengan Purname Kaenem, Kamis (4/12/2025).
Arya Wibawa mengatakan semangat gotong royong warga mewujudkan fasilitas balai banjar representatif untuk kegiatan adat, sosial, dan budaya dapat berjalan dengan lancar. ”Semoga balai banjar ini menjadi pusat aktivitas yang membawa manfaat bagi seluruh krama. Fasilitas yang baik akan memperkuat ikatan sosial, memperlancar komunikasi, dan menjadi wadah pelestarian budaya kita,” ujar Arya Wibawa.
Sementara Kelihan Adat Banjar Sanga Agung, I Made Sumerta menjelaskan peresmian balai banjar merupakan rangkaian dari upacara pamelaspas yang telah lama dinantikan warga. Ia menerangkan pembangunan balai banjar dilakukan bertahap sejak tahun 2003 melalui kerja keras warga dan dukungan hibah dari Pemkot Denpasar. ”Pembangunan awal kami mulai tahun 2023 secara bertahap, dilanjutkan finishing tahun 2025. Semua terlaksana berkat bantuan hibah Pemkot Denpasar dan swadaya masyarakat. Kini kami bersyukur bangunan ini dapat berdiri kokoh, melayani sekitar 200 KK warga Banjar Sanga Agung,” jelasnya.
Sumerta menambahkan warga menyambut baik peresmian fasilitas baru ini. Dengan balai banjar lebih memadai, ia berharap kegiatan adat, rapat banjar, hingga pelatihan seni dapat terselenggara lebih optimal.
Upacara ditutup penyerahan bantuan secara simbolis, peresmian serta peninjauan fasilitas balai banjar oleh Wakil Walikota bersama tokoh masyarakat sebagai penanda dimulainya pemanfaatan bangunan tersebut untuk kegiatan warga.
Upacara dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, anggota DPRD Kota Denpasar Ni Luh Gede Ernawati, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Jro Bendesa Adat Denpasar Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara, serta tokoh masyarakat, dan prajuru banjar. (pas)

