Nasional

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Melaspas di Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan
Diterbitkan: 26 September 2026, 13:52

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa ngias Pratima, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan hibah untuk mendukung pelaksanaan karya. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede Wirawan, Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Putu Agus Jayadi, serta undangan lainnya.

Pamucuk Pengempon Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan, I Nyoman Mayusa mengatakan, Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih ini dilaksanakan setelah seluruh proses perbaikan dan penataan pura dapat diselesaikan. Pelaksanaan karya tersebut menjadi wujud bhakti dan rasa syukur krama pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan, sekaligus memohon agar keberadaan pura senantiasa memberikan ketenteraman dan kesejahteraan bagi seluruh krama. Pelaksanaan karya ini bentuk bhakti sebagai pangempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Setelah proses perbaikan dan penataan selesai dilaksanakan upacara malaspas sebagai bentuk penyucian dan penyelarasan kembali pratima dan palinggih yang ada di pura. ”Kami berharap seluruh krama, khususnya pengempon, senantiasa diberikan kerahayuan, kesejahteraan, kesehatan, serta dapat menjaga kebersamaan dan keharmonisan,” ujar Mayusa.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan Karya Malaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan. Menurutnya, pelaksanaan karya tersebut merupakan momentum bagi umat Hindu untuk senantiasa eling serta meningkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat terus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam melaksanakan yadnya. Semangat tersebut sejalan dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah bersaudara. Menurutnya, pelaksanaan yadnya hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian antarsesama.

Baca Juga :  Meriahkan Bulan Bung Karno, Warga Kesiman Petilan Antusias Ikuti Lomba Senam Sicita

Ia mengungkapkan melalui pelaksanaan Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan ini, mari tingkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi konsep Tri Hita Karana. ”Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan yadnya dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Arya Wibawa. (pas)

Shares: