Nasional

Wawali Arya Wibawa Resmikan Edukator Dewata pada Kick Off Serambi BI 2026 di Bali
Diterbitkan: 19 Februari 2026, 16:57

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meresmikan Edukator Dewata atau edukator keuangan Bali dipilih dari unsur kepemudaan melalui penyematan selempang, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan serangkaian kick off Semarak Rupiah Ramadhan, Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri (Serambi) 2026 digelar di Depan Museum Bajra Sandhi Renon, Denpasar.

Kick off Serambi 2026 dihadiri Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr. I Wayan Ekadina, jajaran Forkopimda, perwakilan OJK, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Bali, FKUB, sejumlah organisasi kepemudaan dan undangan terkait lainnya.

Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia menghadirkan Serambi 2026 bentuk komitmen memenuhi kebutuhan layanan penukaran uang bagi masyarakat Bali khususnya menjelang hari besar keagamaan. “Program Serambi menjadi wujud nyata komitmen BI menjaga ketersediaan rupiah berkualitas, layak edar, dan terpercaya di Bali,” ujarnya.

Arya Wibawa mengajak masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang melalui jalur resmi yang telah disediakan. Ia mendukung penuh program Edukator Dewata BI. Ditunjuknya perwakilan anak- anak muda di Bali sebagai edukator meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai program cinta, bangga dan paham rupiah. ”Edukator Dewata kami harap berjalan aktif mengedukasi masyarakat Bali tentang ciri keaslian uang, perawatan uang, serta penukaran uang pecahan kecil,” harapnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja mengatakan kick off Serambi 2026 merupakan langkah persiapan layanan penukaran uang bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti  Nyepi dan Idul Fitri. “Peran strategis BI dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan penukaran uang dengan kualitas baik dan pecahan sesuai. Serambi 2026 akan digelar dari 13 Februari hingga 13 Maret 2026,’’ katanya.

Baca Juga :  <strong>Hadiri Peluncuran dan Capacity Building LKPP RI, Sekda Alit Wiradana Harapkan Jadi Role Model MDP</strong>

Ia menjelaskan BI membuka pelayanan penukaran uang sejalan dengan komitmen BI menjamin kebutuhan masyarakat. Selain merawat kebersamaan dan keberagaman di Bali agar selaras dalam semangat menjaga stabilitas ekonomi. ”Kami laporkan kebutuhan uang kartal masyarakat menjelang hari besar keagamaan di Bali diproyeksikan naik sekitar 6 persen sejalan pertumbuhan ekonomi sebesar Rp3,3 triliun. Pecahaan besar Rp3,1 triliun dan sisanya pecahan kecil. BI Bali menyediakan 43 titik penukaran uang melibatkan 12 bank terdiri dari 169 layanan penukaran uang,’’ ucapnya.

Selain layanan penukaran uang, lanjt Erwin, BI Bali memperkenalkan sejumlah program diantaranya edukasi cinta, bangga dan paham uang rupiah melalui  Edukator Dewata. Pada kesempatan yang sama Bank Indonesia menyalurkan bantuan sosial penyerahan 400 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial. (pas)

 

Shares: