Nasional

Gubernur Koster Hadiri Dies Natalis Ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana
Diterbitkan: 1 September 2026, 21:34 | Diperbarui: 1 September 2026, 21:41

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana yang di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung keberadaan UNUD sebagai lembaga pendidikan tinggi memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah Bali. ”Pakar yang tergabung di Pemprov Bali sebagian dari UNUD, dan secara institusi maupun pribadi, saya dengan Bapak Rektor memiliki hubungan sangat baik, terus berkoordinasi untuk menyelaraskan kerjasama antara Pemprov dengan Unud,” ucapnya.

Ia menilai, Unud salah satu perguruan tinggi top di Bali menjadi rujukan bagi wilayah Indonesia Timur. Selain itu, universitas ini juga membawa nama besar Udayana, raja yang sangat berpengaruh pada jamannya dan di bawah pemerintahan Beliau, Bali mencapai masa keemasan. Saat dipercaya menjadi pemimpin, Gubernur Koster banyak mempelajari konsep para raja terdahulu dalam membangun Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. ”Ini saya jadikan pedoman agar alam, manusia dan alam Bali tetap ajeg. Bali harus betul-betul dibangun sesuai karakteristik dan potensi lokalnya. Ini sedang saya kerjakan sangat serius melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun,” urainya.

Ia menjelaskan, Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun isinya sangat lengkap, berkaitan dengan segala aspek tentang kehidupan, baik alam, manusia maupun budaya yang semuanya harus hidup, tumbuh dan menjaga keterkaitan satu sama lain agar Bali terpelihara dengan baik.

Salah satu konsep, menurutnya relevan dengan keberadaan FEB adalah Ekonomi Kerthi Bali dan sudah tertuang dalam sebuah buku. Ia yakin konsep ini sangat penting ditetahui keluarga besar FEB Unud, baik kalangan dosen maupun mahasiswa. ”Saya berharap konsep ini dikenalkan di kampus karena sangat bagus, supaya pengetahuan yang kita bangun benar-benar menyentuh dan menyatu dengan karakter serta potensi daerah Bali. Saya siap memberi kuliah umum tentang Ekonomi Kerthi Bali di FEB,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gubernur Koster Tegaskan Semangat Pelestarian Budaya Luhur dan Komit Perkuat Hubungan Persaudaraan

Gubernur Bali dua periode ini berharap Unud terus memberi kontribusi nyata untuk membangun Pulau Dewata. ”Ini sangat saya harapkan, khususnya pada FEB genap berusia 59 tahun. Jadikan dies natalis menjadi momentum bergerak maju agar FEB makin kuat, tangguh dan makin terkenal. Menjadi kebanggaan masyakarat Bali dan Indonesia,” ucapnya.

Dekan FEB Unud Prof. Dr. Ni Putu Wiwin Setyari menyampaikan sejumlah capaian fakultas yang dipimpinnya. FEB Unud saat ini menjadi fakultas ekonomi terkemuka di wilayah Indonesia Timur dengan ribuan lulusan terserap di berbagai sektor. Capaian lainnya, 10 dari 12 prodi di FEB telah terakreditasi unggul. Menurutnya, capaian ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja kolektif dan dukungan dari berbagai komponen.

Dalam momentum ini, Wiwin Setyari mengajak keluarga besar FEB memaknai tema Dies Natalis ”Empowering Collective Impact: Driving Change Beyond Limits, Together as One” untuk menghasilkan dampak kolektif lebih nyata bagi masyarakat. ”Saya berharap bukan hanya sekadar slogan, tapi penegasan bahwa keunggulan dari kerja keras harus diterjemahkan dalam tindakan nyata hingga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Perayaan Dies Natalis FEB ditandai pemotongan tumpeng oleh Dekan Wiwin Setyari dan potongan pertama diserahkan kepada Gubernur Koster. (fkb/pas)

Shares: