KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com –Bupati Klungkung, I Made Satria menghadiri acara palepasan murid kelas XII SMAN 1 Semarapura, Jumat (17/4/2026).
Kehadiran Bupati Satria bukan sekadar sebagai kepala daerah, melainkan sebagai seorang alumni kembali ke rumah setelah 35 tahun silam lulus dari sekolah yang sama.
Dalam sambutannya, Bupati Satria mengenang masa-masa sekolahnya di SMAN 1 Semarapura sebagai tempat karakternya ditempa. Ia menekankan sekolah bukan hanya tempat belajar rumus dan teori, melainkan kawah candradimuka untuk belajar disiplin, kerja sama, dan ketangguhan dari kegagalan. “Nilai-nilai sederhana itu menjadi fondasi hingga Tuhan dan masyarakat mempercayakan amanah memimpin Kabupaten Klungkung kepada saya,” ujar Bupati Satria dihadapan ratusan wajah muda calon pemimpin masa depan.
Bupati Satria menitipkan tiga pesan utama sebagai bekal menghadapi dunia yang berubah cepat, yakni pertama, jangan berhenti belajar, ijazah hanyalah tiket awal, dunia nyata akan menguji melalui pengalaman dan keberanian untuk terus bertanya. Kedua, jaga integritas, di era penuh distraksi, karakter adalah mata uang paling berharga, dan sulit dipalsukan. Ketiga, tetap dekat dengan akar, di mana pun melangkah, jangan lupa asal-usul. Klungkung selalu terbuka bagi generasi muda yang ingin pulang dan mengabdi. Jangan takut salah, karena setiap langkah mundur seringkali adalah ancang-ancang untuk melompat lebih jauh. ”Saya yakin, kalian adalah generasi yang akan membawa nama baik almamater ini dan menjadi motor penggerak kemajuan Kabupaten Klungkung di masa depan,” tegasnya.
Sementara, Kepala SMAN 1 Semarapura, I Putu Sudibawa mengatakan selama ini siswa-siswi di SMAN 1 Semarapura banyak meraih prestasi gemilang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Menurutnya, keberhasilan sejati bukan sekadar gelar, melainkan saat ilmu yang dimiliki mampu mengangkat kehidupan orang banyak. (pas)

