Pendidikan

Puluhan Sekolah Jenjang Dasmen Siap Diakreditasi
Diterbitkan: 17 September 2026, 22:20

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sebanyak 82 sekolah jenjang SD hingga SMA/SMK di seluruh Bali, mulai 24 September mendatang akan menjadi sasaran visitasi tahap dua digelar Badang Akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah ( BAN-PDM) Propinsi Bali. Seluruh sekolah yang menjadi sasaran akredtasi tahun 2026 ini sebelumnya telah lolos proses verifikasi yang dilakukan oleh BAN-PDM.

”Sekolah sasasaran ini merupakan hasil verifikasi yang dilakukan, paska kebijakan efesiensi yang dilakukan pemerintah,” tegas Ketua BAN-PDM Bali Dr. Ni Wayan Mudiarni, M.Pd., saat dihubungi di sela-sela kegiatannya Rabu (17/9/2026).

Lebih lanjut Mudiarni menjelaskan, jumlah sekolah yang sebelumnya mengajuka re-akreditasi sebanyak 220. Namun yang telah diverifikasi sebanyak 106 sekolah hasilnya, setelah dilakukan telaah dokumen bukti dukung yang disampaikan sekolah yang dinyatakan lolos sebanyak 82 buah. ”Banyak parameter yang digunakan mengukur apakah sekolah memenuhi syarat direakreditasi, salah satunya rapor pendidikan, dan BOS Kinerja yang diterima sekolah,” ujar Mudiarni seraya menambahkan adanya efesiensi menjadi penghambat karena adanya kuota.

Mudiarni berharap sekolah yang masih belum lolos tidak berkecil hati. Sebab, BAN-PDM Bali dalam menjalanlankan tugas selalu berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah. ”Ada kondisi yang menyebabkan tidak semua sekolah bis akita visitasi, yakni kuota yang terbatas,” imbuhnya.

Mudiarni menghimbau para asesor yang ditugaskan melakukan visitasi selalu menjadi profesionalisme, dan integritas. Setelah nantinya memperoleh surat tugas, asesor tidak saja harus menjada nama baik diri sendiri, namun juga menjaga nama baik dan marwah BAN-PDM Propinsi Bali. ”Kami berharap para asesor yang ditugaskan tetap menjada nama baik diri sendiri, keluarga dan BANP-PDM Bali. Mereka harus selalu menjada profesionalisme,” tegas Mudiarni.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Walikota Jaya Negara Tanam Bibit Cabai Bersama Siswa SD dan SMPN di Denpasar

Ia mengungkapkan selama menjalankan tugasnya di sekolah maka asesor akan berfungsi sebagai juru kamera, penjaga integritas dan objektivitas, menjaga martabat diri dan lembaga, serta menjaga prinsip-prinsip Akreditasi. Sebagai juru kamera, seorang asesor harus mampu memotret sekolah apa adanya. ”Janga ada asesor dalam menjalankan tugasnya sebagai pengumpul data dan informasi melalui edit awal, edit tengah maupun edit akhir. Mereka harus memotret sekolah apa adanya,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Sekretaris BAN-PDM Propinsi Bali, Prof. Dr. Ida Ayu Made Sri Widiastuti, M.M., mengajak semua asesor yang ditugaskan benar-benar menjalankan tugas secara professional dengan penuh integritas. Sebab menurutnya, profesionalisme dan integritas tidak saja akan berdampak pada diri asesor. Namun akan membawa nama baik BAN-PDM Bali selama ini dikenal memiliki kinerja dan integritas sangat baik. Saat asesor bertugas, ia menjadi ambassador atau duta dari BAN-PDM Bali. ”Saya berharap para asesor tetap menjada profesionalisme dan integritas yang tinggi,” tegas Prof. Widia yang juga Guru Besar FKIP Universitas Maha Saraswati (Unmas) Denpasar ini. (jel)

Shares: