Nasional

Tinjau Longsor Pelaga Eco Park, Pemkab Badung dan Pemprov Bali Pacu Evakuasi Dua Korban Hilang
Diterbitkan: 2 November 2026, 18:00

MANGUPURA, FORUMKEADILANBali.com – Guna memastikan kondisi di lapangan serta mempercepat penanganan dampak bencana tanah longsor di Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau langsung lokasi bencana, Senin (2/11/2026).

Musibah tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu (1/11) malam akibat tingginya intensitas hujan. Peninjauan lapangan dihadiri Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, jajaran perangkat daerah terkait dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung, personel TNI-Polri, serta perangkat Desa Sulangai.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi seluruh unsur gabungan telah bergerak cepat melakukan penanganan dan pencarian korban, mulai dari Polda Bali, Polres Badung, Basarnas, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Badung, hingga jajaran TNI. Ia sangat prihatin atas kejadian ini. Sebagai daerah pariwisata, menjadi tanggung jawabnya untuk memastikan keselamatan siapa pun yang menginap maupun memanfaatkan fasilitas akomodasi wisata di Badung. Saat ini proses pencarian masih berlangsung. ”Kami berharap upaya yang dilakukan bersama ini segera membuahkan hasil,” harapnya di lokasi bencana.

Bupati menegaskan musibah ini menjadi perhatian serius, terlebih kawasan Badung Utara tengah gencar dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam dan agrowisata. Pemerintah berkomitmen segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait tingkat keamanan dan kondisi lingkungan sekitar akomodasi wisata guna mencegah kejadian serupa terulang di destinasi pariwisata dengan karakteristik alam yang rawan bencana. ”Berangkat dari kejadian ini, kami akan melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, meskipun dari sisi perizinan sudah ada pengaturan dan proses yang telah ditempuh. Namun evaluasi tetap perlu dilakukan agar tidak kembali menimbulkan korban, baik di lokasi ini maupun di tempat lainnya di Badung,” tegas Adi Arnawa.

Baca Juga :  <strong>Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nopeng di Pura Batan Dulang Pohgading</strong>

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjelaskan prioritas utama tim gabungan saat ini difokuskan pada aspek kemanusiaan demi mencari dua orang pengunjung yang dilaporkan belum ditemukan berdasarkan laporan manajemen kawasan akibat tertimbun material longsor. ”Prioritas kita sekarang adalah sisi kemanusiaan, memastikan terlebih dahulu area timbunan ini tidak ada lagi orang yang tertimbun. Kami telah melakukan penutupan bendung di bagian utara untuk mengurangi debit air, sehingga proses pembersihan material longsor dapat dilakukan dengan lebih aman,” jelas Giri Prasta.

Ia menambahkan, apabila pencarian di area timbunan belum membuahkan hasil, tim akan melanjutkan penyisiran secara rutin dari bendungan di bagian hilir hingga ke lokasi kejadian. Upaya pencarian akan dilaksanakan sesuai ketentuan selama maksimal tujuh hari, sebelum dilakukan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut bersama keluarga korban. (pas)

Shares: